Postingan

Internship PT. McDermott Indonesia

Gambar
Hallo, guys! Cerita ini sedikit terlambat sih, tapi memang butuh super mood buat nulis n then share cerita ini. Gue KP (Kerja Praktek) selama 4 bulan di PT. McDermott Indonesia, di Batam. So many things yang bisa gue pelajari disini, selain ketemu cowo ganteng yaa! *ga ada yang ganteng kaya oppa minho kok, hehe

21 great things for 21 yo!

Gambar
HALLO! Umm, sudah berapa lama ya? Berapa lama engga pernah ngeblog lagi. Well, tulisan kali ini sekedar curhatan yang pada kenyataannya ‘terlambat’. But there’s no late, i m feeling ‘berhutang’, bcs actually i wanna write this note since last year. Tapi karena beberapa kendala –sakit, virus malas, sibuk, dsb hehe akhirnyaaaaaa, tulisan kumel ini kelar dan siap untuk dishare!

Kelopak Merah Muda (They Might Change Overtime)

Gambar
     Hallo! Masih inget dengan si kelopak merah muda? Well, kalau belum coba kenalan deh, biar tau juga galaunya si kelopak merah muda mengenai jurang yang melambai-lambaikan shakespear sajian Indonesia. Kalau udah kenalan sih ‘u r one of the lucky person cause u have to know her’. Kenapa ‘her’? Ya jelas dong, namanya aja ‘si kelopak merah muda’, it means gendernya ya cewe.       Well, sharing kegalauan selanjutnya si kelopak merah muda bakal ngebahas soal mimpi, umm mungkin mimpi yang dimaksud bisa jadi mengenai cita-cita yang bahkan they might change overtime, plan B, and even ultimate love of something.

Kelopak Merah Muda [Jurang Keegoisan]

Gambar
     Terkadang, aku merasa seperti sebuah kelopak mawar merah muda yang baru saja merekah dan terputus dari gerombolan kelopak lainnya didalam ribuan juta pasir putih. Tenggelam, tertimpa oleh ribuan juta pasir putih itu. Bahkan aku merasa seperti tak dianugerahi tangan ataupun kaki untuk mencoba mengayuh berenang ke permukaan jutaan pasir. Lantas apa yang harus aku lakukan? Adakah yang ingin meminjamkan tangan dan kaki itu? Adakah kelopak merah muda atau warna indah lainnya yang mengetahui betapa inginnya aku mengapung diatas putihnya permukaan pasir? Tidak! Mereka semua tidak akan menemukanku apalagi terbersit niat untuk menolongku.      Di dunia ini, sadarkah bahwa aku, kamu, kalian, ya kita semua hidup penuh dengan keegoisan? Aku egois dengan keyakinan bahwa aku dapat berenang ke putihnya permukaan pasir hanya dengan mengandalkan kelopakku sendiri yang bahkan merah mudanya saja mungkin dapat luntur atau terkoyak dengn mudahnya karena kasarnya ...

Musim Rindu Disudut Kelam (Chapter I)

Ada yang mengatakan kepadaku bahwa penyakit pertama yang diidap oleh para perantau adalah rindu akan tempat asalnya. Penyakit ini akan menghantui perasaan batin lalu menyebabkan hasrat ingin pulang yang akut. Bagi mereka yang dengan mudah dapat melewati masa kritis, akan bertahan ditanah rantauan. Sebaliknya, mereka yang tak mampu sembuh, dan seluruh benaknya digerogoti virus mala rindu, akan pulang ke tempat asal dengan gelar yang terkadang harus membuat mereka menulikan telinga, apalagi kalau bukan disebut sebagai orang-orang yang kalah. Aku ingin menjadi golongan pertama. Bahkan, seandainya bisa, aku ingin menaklukkan Pekanbaru. Mungkin, terdengar lucu atau aneh karena ketika orang-orang lain di Batam berlomba-lomba ke Yogyakarta, Bandung, Singapura, Malaysia, atau Jakarta, aku malah memilih ke Pekanbaru. Kota yang jalur lalu lintasnya terkenal padat bahkan tak beraturan sekalipun. Namun, tidak jadi soal bagiku, sebab yang penting adalah memburu mimpi. Dan ketika ditambah lagi ...

Kado Istimewa Tak Berwujud

“Vitha mau cari kerja, hitung-hitung freelancer”. “Kenapa ? Uang yang Mama kasih kurang ? Atau kamu butuh uang tambahan ? Kamu kan lumpuh, siapa yang mau menerima kamu jadi freelancer”, tanya Mama “Vitha bisa mati kesepian kalau harus nungguin Mama pulang. Atau perbolehkan Vitha ikut mama keluar, biarkan Vitha tinggal di hotel, Vitha tak akan mengganggu pekerjaan Mama” “Mama hanya minta kamu menunggu Mama di rumah, sekolah, les biola, lakukan apa yang kamu senangi Vitha”. “Mama memang tak pernah mengerti perasaanku !”, aku menangis dan pergi meninggalkan Mama yang sedang sarapan diruang makan. PRAKK ….

Evolusi Modernisasi Politik Bermartabat Berantas Metamorfosis Korupsi

          Menarik apabila menilik mengenai evolusi peradaban politik Indonesia di mata dunia. Peradaban dapat diartikan sebagai masa atau kurun waktu. Jadi, peradaban dalam segi politik dapat diartikan sebagai masa dalam kurun waktu tertentu terhadap apa yang terjadi dalam dunia politik. Peradaban dapat berjalan kearah gradasi, serta dapat pula kearah degradasi politik itu sendiri, atau bahkan peradaban dalam segi politik yang semakin membaik atau memburuk. Faktanya, saat ini peradaban politik di Indonesia semakin lama mengarah pada sesuatu yang hampir keseluruhan buruk dimata publik. Keberadaan politik di Indonesia bukan lagi dijadikan sebagai penyelamat bangsa dan negara, melainkan membuat bobot kualitas negara menjadi semakin merosot. Dimana dalam prosesnya evolusi peradaban politik Indonesia telah memasuki tahap legitimasi etis. Dalam tahap ini, penguasa tidak cukup hanya berpijak pada legitimasi konstitusional semata. Segala keputusan dan perilakunya harus...